Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Berkah Bertambah Dari Sampah


published on April 13, 2016

Masyarakat Bangkuwong memanggilnya Wa Ali, Wa yang artinya menuakan atau untuk penghormatan kepada seseorang. Penyebutan tersebut berkaitan dengan ketokohan yang beliau sandang dari sisi informal. Setiap hari mencari sayuran kemudian memasarkannya ke Pasar Gekbrong. Perkenalan beliau dengan pengurus BINA LESTARI diawali adanya kebutuhan transportasi sayuran ke pasar hasil pembeliannya dari petani untuk dibawa ke pasar. Kebutuhan tersebut dapat beliau penuhi dengan jasa angkutan hasil produksi pertanian yang ada di HIPOCI (Himpunan Petani Organik CianjurIndonesia) dan BINA LESTARI.

Adanya simbiosis mutualisme diantara keduanya akhirnya menghasilkan kerjasama yang terus berlanjut. Dari Asep (ketua BINA LESTARI) pengelola sampahlah, Wa Ali kemudian diperkenalkan dengan program pengelolaan sampah di Desa Kebonpeteuy. Beliau semakin aktif untuk mengikuti pertemuan pengurus BINA LESTARI sebagai anggota pemetik manfaat langsung. Di rumah, beliau juga mulai memisahkan sampah organik dan anorganik menggunakan drum Plastik 2 in 1, sampah tersebut kemudian dijadikan pupuk organik padat dan cair.

Pengetahuan pembuatan pupuk beliau peroleh dari anggota HIPOCI yang mengajarkan kepada beliau. Bahan-bahan pembuatan pupuk diambil dari sisa-sisa sayuran yang tidak terjual karena busuk dan sisa limbah rumah tangga. Limbah anorganik tak lupa beliau kumpulkan untuk dijual kembali ke Depo sampah BINA LESTARI. Hasil pertama beliau menjual sampah anorganik omsetnya senilai Rp 500.000 dengan keuntungan yang diperoleh sebanyak Rp. 150.000 hasil dari tiga bulan mengumpulkan sampah.

Pada bulan Oktober 2015, Wa Ali mengumpulkan ibu-ibu HWT (Himpunan Wanita Tani) sekitar rumahnya untuk membentuk kelompok pengelola sampah dan manajemen bank sampah digunakan sebagai sistem pembelian sampah. Pertemuan ini difasilitasi oleh Bapak Anwar selaku pendamping program Waste Management AQUA Grup Cianjur dan kemudian terbentuklah Depo sampah area Bangkuwong dengan ketua Wa Ali. Saat ini anggota Depo sampah tersebut sudah beranggotakan 83 kepala keluarga sebagai nasabah tetap.